stocksnap.io

Pelajaran Kimia

Kimia merupakan salah satu subjek yang harus dipelajari dalam proses belajar dan mengajar sekolah tingkat lanjut seperti SMA. Sebagai salah satu mata pelajaran yang termasuk dalam kelompok ilmu pengetahuan alam, kimia mengkaji dan mempelajari hal-hal yang berhubungan dengan alam. Lebih tepatnya, kimia secara khusus mempelajari unit terkecil yang dipercaya menyusun benda yaitu atom.

Selain mempelajari atom dan sifat-sifatnya, pelajaran kimia juga mengkaji tentang unsur-unsur yang ada di alam melalui tabel periodik unsur dan bagaimana unsur-unsur tersebut membentuk senyawa yang kini banyak digunakan dalam kehidupan. Hubungan dan ikatan antar unsur yang satu dengan unsur yang lain juga dipelajari di kimia.

Dengan kata lain, kimia merupakan cabang ilmu pengetahuan alam yang khusus mempelajari  tentang benda-benda tak hidup atau materi mulai dari struktur, sifat, susunan hingga perubahan materi itu sendiri. Nama kimia berasal dari kata ‘alkimia’ yang merujuk pada serangkaian praktik pada masa lalu yang melibatkan unsur kimia, astrologi, ilmu pengobatan, filsafat bahkan ilmu mistik.

Meski praktek alkimia sering dianggap sebagai praktek yang berhubungan dengan usaha mengubah bahan baku biasa menjadi emas, namun pada masa lalu ilmu tersebut juga mengkaji berbagai persoalan kimia modern. Alkimia kemudian didefinisikan oleh Zosimos, alkemis Yunani-Mesir awal abad ke 4 Masehi.

Menurut Zosimos, alkimia merupakan suatu ilmu yang mempelajari komposisi air, pertumbuhan, pergerakan, mewujud, menghilang, mengikat roh dalam raga serta mengeluarkan roh dari raga. Meskipun alkimia mempelajari hal yang berbeda dengan kimia modern, namun tidak dapat dipungkiri bahwa akar kimia modern merupakan alkimia yang telah dipraktikkan selama beberapa abad di dunia.

stocksnap.io

Karena itulah meskipun cabang ilmu kimia termasuk pengembangan yang baru dalam sejarah, tetapi ilmu kimia memiliki dasar yang kuat karena alkimia yang menjadi dasarnya telah dikenal di seluruh dunia selama berabad-abad. Perkembangan kimia sebagai ilmu modern tentunya tidak terlepas dari tokoh-tokoh penting yang mendorong alkimia untuk menjauh dari unsur mistis dan filsafat.

Dalam perkembangannya, ilmu kimia terbagi menjadi banyak cabang dan topik kajian. Cabang-cabang ilmu kimia di antaranya adalah biokimia, kimia analitik, kimia fisik, kimia organik dan kimia anorganik. Beberapa dari cabang-cabang ilmu kimia tersebut dibagi menjadi beberapa subcabang sehingga dapat disimpulkan bahwa topik yang dipelajari ilmu kimia sangatlah banyak.

Biokimia merupakan cabang ilmu kimia yang mempelajari senyawa kimia, interaksi kimia dan reaksi kimia yang terjadi di dalam tubuh makhluk hidup. Karena itulah biokimia sangat berkaitan dengan kimia organik yang mengkaji karbon dan bahan kimia dalam tubuh makhluk hidup. Sebaliknya, kimia anorganik mempelajari tentang sifat-sifat serta reaksi senyawa anorganik yang disebut zat tak hidup.

Senyawa yang disebut sebagai zat tak hidup merupakan senyawa yang tidak mengandung ikatan karbon-hidrogen. Hal ini karena senyawa yang memiliki ikatan karbon-hidrogen banyak ditemukan di dalam tubuh makhluk hidup. Karena itulah senyawa yang mengandung ikatan karbon-hidrogen merupakan subjek kajian pada kimia organik.

Kimia fisik mempelajari tentang sifat fisik molekul serta hubungannya dengan cara menyatukan atom dan molekul. Kimia fisik berurusan dengan prinsip-prinsip serta metodologi yang tidak terbatas pada cakupan ilmu kimia saja tetapi juga ilmu fisika. Ini karena kimia fisik mengkaji pengaruh struktur kimia terhadap sifat fisik suatu zat.

Kimia analitik merupakan cabang ilmu kimia yang mempelajari analisis komponen kimia dalam suatu sampel. Kimia analitik dapat diterapkan salah satunya untuk mengetahui apakah seseorang merupakan pecandu narkoba atau bukan. Karena itulah cabang ilmu kimia yang satu ini digunakan dalam ilmu lingkungan, ilmu forensik serta pengujian obat.

stocksnap.io

Selain kelima cabang utama ilmu kimia tersebut, terdapat beberapa cabang ilmu kimia yang tumpang-tindih dengan satu atau lebih dari lima cabang utama tersebut yaitu kimia meterial, kimia nuklir, kimia teori, dan kimia organik bahan alam. Ilmu kimia juga dapat digunakan bersama ilmu lain misalnya seperti geokimia, astrokimia, dan sebagainya.

Sama halnya seperti ilmu eksakta yang lain, kimia dapat dibedakan menjadi ilmu murni dan ilmu terapan. Ilmu kimia murni mengkaji berbagai materi dan proses dalam ilmu kimia. Sebaliknya, kimia terapan lebih berfokus pada aplikasi dan penggunaan ilmu kimia, serta manfaatnya dalam kehidupan manusia.

Materi pelajaran kimia tidak kalah rumit dengan ilmu eksakta lain seperti matematika, biologi dan fisika sehingga harus dipelajari serta diserap dengan baik agar tidak menghambat proses belajar mengajar. Selain belajar bersama teman dan guru di sekolah, tidak sedikit pula pelajar yang membutuhkan waktu lebih untuk mempelajari materi kimia.

Karena itulah dibutuhkan metode belajar yang ringan dan mudah agar pelajar dapat memahami dan mempelajari kimia tanpa merasa kesulitan misalnya dengan platform belajar online edutore.com. Platform belajar tersebut menyediakan berbagai konten berkualitas yang dipilih langsung oleh Gramedia sebagai pengembang platform.

Dengan semboyan ‘semua bisa pintar’, platform yang menyediakan sarana belajar gratis tersebut menawarkan metode belajar yang lebih mudah dan ringan beserta penjelasan langsung cara menjawab soal sehingga pelajar dapat lebih mudah memahami cara pemecahan suatu soal atau masalah.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *