Memiliki usaha dalam bidang pakaian khususnya kaos polos bisa di bilang merupakan peluang usaha yang membutuhkan modal kecil. Memang kaos terlihat biasa namun justru pasarnya cukup besar jika dibandingkan dengan kaos yang menggunakan sablon.

Kaos adalah barang yang bisa digunakan oleh semua orang karena memang pakaian merupakan salah satu dari 3 kebutuhan primer manusia. Untuk kaos polos sendiri saat ini banyak sekali diminati oleh kawula muda. Hal ini karena kaos yang simple tidak banyak model justru akan sangat cocok untuk digunakan dalam keseharian.

Nah jika anda ingin memiliki sebuah usaha maka bisa mulai membidik bidang ini sebagai peluang usaha anda. Jangan hanya melihat peluang usaha kaos distro namun anda harus jeli untuk melihat pasar yang lebih luas untuk bisa mendapatkan keuntungan yang lebih besar pula.

Tips Jualan Kaos

Ada beberapa tips yang perlu diterapkan ketika memilih usaha berjualan kaos, berikut adalah tips nya :

  1. Memilih bahan

Karena yang anda jual adalah kaos yang tidak memiliki sablon sebagai daya tariknya maka untuk menunjukkan kualitasnya anda harus memilih menggunakan bahan yang memiliki kualitas yang baik. pilihlah bebeberapa jenis bahan terbaik yang cocok untuk digunakan sebagai bahan kaos seperti cotton combed 30s.

Selain dari bahan kualitas juga bisa dilihat dari jahitannya, untuk itu anda perlu memperhatikan point ini juga. Pastikan bahwa kuaitas jahitan dari jualan anda bagus, rapi, dan tentu juga kuat, jangan hanya peduli pada tampilan namun melupakan kualitas yang biasanya menjadi sebuah tolak ukur penilaian pasar.

www.pexels.com
  1. Produksi sendiri

Nah selain hanya berjualan jika memang anda memiliki modal yang lebih besar maka tak ada salahnya untuk mencoba peluang yang lain yaitu memproduksi sendiri. Dengan melakukan produksi sendiri maka anda akan bisa menghemat biaya yang tentu saja akan langsung berimpact pada harga jualnya.

  1. Buat brand

Brand atau merk merupakan sebuah identitas sehingga penting untuk memilikinya, ketika anda ingin berjualan kaos maka bisa bekerja sama untuk bisa membuat brang sendiri. Berikanlah label pada kaos anda agar orang bisa mengetahui tentang merk anda sehingga jika satu pelanggan puas maka bukan tidak mungkin mereka akan mempromosikan produk pada orang lain. Nah tentu hal ini akan bisa menjadi sarana promosi yang paling mudah dan tentu saja gratis.

  1. Reseller

Untuk membantu dalam masalah pemasaran maka anda bisa membuka sistem reseller. Bukalah peluang sebesar-besarnya untuk orang lain yang juga memiliki minat dalam usaha ini dengan menjualkan produk anda. Untuk menarik reseller maka anda bisa memberikan syarat minimal order dan memberikan harga khusus bagi mereka yang grosir. Dengan lebih banyak yang membantu anda berjualan maka sudah barang tentu keuntungan yang akan anda peroleh akan lebih besar.

  1. Bisnis turunan

Nah jika anda telah berhasil menjual kaos dan memiliki konsumen maka tak ada salahnya untuk mencoba membuka bisnis turunan. Misal saja sablon kaos satuan, lalu fashion polos lain seperti polo shirt, topi, sweater, jaket, atau lain sebagainya. Produk-produk turunan ini tentu akan menambah koleksi anda sehingga konsumen juga akan memiliki banyak pilihan lain.

Bisnis Konveksi

Seperti yang telah disebutkan tadi bahwa tips sukses untuk bisa berjualan kaos yang mneghasilkan adalah dengan memproduksinya sendiri. Jadi tidak ada salahnya bagi anda yang pemula untuk memahami terlebih dahulu apa sih bisnis konveksi itu, bagaimana sistem kerjanya dan bagaimana agar bisa bertahan di era perdagangan yang semakin berkembang seperti sekarang ini. berikut ini kami akan membahasnya secara lebih detail sehingga anda lebih mudah dalam memahaminya.

Dimulai dari pengertian usaha konveksi terlebih dahulu, konveksi adalah salah satu lini usaha dalam pemenuhan kebutuhan dasar manusia yaitu sandang. Usaha ini mengalami perkembangan yang cukup signifikan seiring dengan kebutuhan pakaian yang lebih dinamis. Dunia fashion memang selalu memiliki trend mode yang memiliki ruang gerak yang luas sehingga prospeknya pun sangat menjanjikan.

Bisnis konveksi sendiri masih terbagi ke dalam berbagai macam jenis seperti konveksi pakaian anak-anak,pakaian kerja, pakaian pria, jaket, pakaian wanita, konveksi kaos, aksesoris fashion seperti tas, dompet, topi dan masih banyak lainnya.

www.pexels.com

Tips Mendirikan Usaha Konveksi

Sebelum memulai membangun usaha konveksi anda maka tak ada salahnya untuk menyimak beberapa tips berikut ini :

  1. Menentukan produk konveksi

Untuk usaha konveksi khususnya kaos secara umum terbagi ke dalam dua jenis produk yaitu jasa konveksi dan produk konveksi. Jika anda fokus terhadap jasa konveksi maka hanya perlu melayani berbagai pesanan yang ingin dibuatkan kaos sesuai dengan permintaannya. Sedangkan jika anda fokus maka produk konveksinya maka anda harus bisa merancang kaos yang sesuai untuk jualan yang di dasarkan pada riset pasar.

Tidak sedikit pengusaha yang mengambil 2 jenis tersebut secara bersamaan yang memungkinkan mereka menjual barang produksi sendiri secara langsung. Tentu jika dijalankan dengan tepat dan benar usaha seperti ini akan menghasilkan keuntungan yang tidak sedikit.

Untuk jenis kaos yang bisa di produksi sebenarnya cukup beragam , setiap jenis kaos misalnya polos juga memiliki tingkatan kualitas yang berbeda yang sudah tentu di sesuaikan dengan target pasar yang ingin dijangkau. Kaos yang terbuat dari bahan katun combad tentu akan memiliki segment pasar yang berbeda dengan kaos yang dibuat dari bahan polyster.

Itulah alasan kenapa anda harus memahami dengan baik aneka jenis kaos dan bahannya agar bisa menentukan segment pasar yang ingin anda capai. Jika anda ingin menguasai semua pasar maka tak ada salahnya juga untuk mengerjakan semua jenis kaos dan bahan namun alangkah baiknya jika saat ini anda berfokus terhadap 1 jenis terlebih dahulu. Hal ini mengingat persaingan dalam bidang ini semakin kuat. Jadi daripada anda mengambil semua namun tidak bisa menguasai alangkah baiknya berfokus pada satu saja namun bisa fokus untuk memperkuat kualitas agar brand menjadi lebih dikenal.

  1. Tentukan segment pasar

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa menentukan segmen pasar amatlah penting. Anda bisa menggolongkan konsumen menjadi beberapa kelompok agar lebih mudah memahaminya. Cocokkan produk yang dibuat dengan kelompok-kelompok tersebut agar bisa sesuai dengan target pasar yang ingin anda capai.

  1. Buat nama dan brand

Membuat nama atau brend sebuah produk adalah langkah yang paling penting untuk membuta konsumen ingat terhadap produk anda. Bisa membuat nama yang sama untuk setiap jenis produk namun bisa juga membuat nama yang berbeda untuk setiap jenis produknya. Semua pilihan itu kembali lagi tergantung pada kebutuhan usaha anda masing-masing.

Usahakan untuk membuat nama yang bisa mencerminkan kepribadian dari usaha anda. Mencerminkan karakter positif tentu akan bisa mewakili semngat usaha anda. Setelah menentukan nama maka langkah berikutnya adalah membuat logo yang bisa digunakan sebagai simbol identitas usaha anda. Buatlah yang unik, mudah di ingat, menjadi pusat perhatian dan juga mampu memberikan kesan bagi mereka yang melihatnya.

  1. Memilih bentuk usaha

Ada cukup banyak jenis bentuk usaha yang bisa anda pilih ketika mendirikan konveksi , bisa berupa badan usaha perorangan, firma, CV, maupun juga PT. Bentuk usaha tersebut bisa dipih sesuai dengan kebutuhan anda masing-masing.

Jika anda ingin mendirikan sebuah usaha secara mandiri maka bisa memilih bentuk perusahaan yang untuk perseorangan. Jika anda ingin membentuk sebuah tim maka bisa memlih yang berbentuk firma, CV, maupun juga PT. Tentu kesemua jenis badan usaha tersebut akan memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Oleh karena itu anda harus bisa mempertimbangkannya secara telat dan matang sebelum mengambil keputusan.

  1. Sumber daya manusia

Untuk mendirikan sebuah konveksi selain memikirkan tentang alat produksi anda juga harus memikirkan tentang sumber daya manusianya. Hal ini karena untuk konveksi bisa berjalan maka anda membutuhkan beberapa orang yang bisa mengerjakan setiap bagian pekerjaan.

Mereka akan dilibatkan secara langsung agar bisa bertanggung jawab pada bagiannya seperti bagian produksi, administrasi, dan juga pemasarannya. Untuk bagian produksi tentu sudah jelas yang akan mengurus semua hal yang berbau pada proses produksi yaitu pemilihan bahan, membuat pola, menjahit, dan juga finishing.

Untuk sdm yang bertugas pada bagian administrasi maka mereka akan bertugas untuk mengelola keuangan, surat-menyurat dan kegiatan administrasi yang lainnya lagi. Lalu selanjutnya mereka yang berada pada tim pemasaran maka memiliki tugas untuk bisa memasarkan produk dengan mencari pelanggan dan juga melakukan proses penjualan produk anda.

  1. Peralatan dan perlengkapa produksi

Ada beberapa peralatan dan perlengkapan yang harus dimiliki untuk bisa mendirikan sebuah konveksi, seperti misalnya mesin-mesin. Memnag harga nya cukup mahal untuk itu anda bisa membuat sebuah kerja sama dengan pihak lain seperti misalnya menyewa atau bisa juga lempar order. Untuk itu buatlah skala prioritas yang tepat ketika berinvestasi dalam bentuk peralatan agar anda bisa menjalankan usaha dengan efektif dan juga efisien.

  1. Bahan baku

Dalam menjalankan sebuah konveksi khususnya produk kaos maka anda perlu menyiapakn beberapa bahan baku yang utama yaitu kain kaos, kain rib yang digunakan untuk kerah, label. Lalu siapkan juga tag yang berfungsi untuk memberikan informasi mengenai spesifikasi kaos. Kemudian siapkan juga kemasan yang digunakan untuk membungkus produk anda.

www.pexels.com

Modal Bisnis Konveksi Kaos

Disini kita akan berfokus untuk membahas tentang industri kaos jadi memerlukan beberapa persiapan. Yang pertama adalah tempat kerja, hal ini penting mengingat konveksi membutuhkan ruangan untuk bisa memproduksi. Ruangan ini harus mampu untuk menampung seluruh alat produksinya. Jadi bagi anda yang ingin menyewa sebuah tempat maka nilai biaya sewa harus dimasukkan dalam perhitungan modal awal.

Beruntung jika anda memiliki tempat produksi sendiri karena sudah tentu akan memangkas biaya modal menjadi lebih kecil sehingga keuntungan akan semakin besar. Lanjut ke persiapan yang kedua yaitu peralatan produksi, untuk membuat kaos maka selain mesin jahit anda perlu mempersiapkan jenis mesin pendukung lain.

Untuk lebih rinci maka simaklah perkiraan modal awal dalam pembuatan konveksi untuk kaos berikut ini :

  1. Mesin potong pola, untuk mesin ini maka anda perlu menyiapkan dana di kisaran 1 juta rupiah. hal ini karena harga mesin cukup bervariasi mulai dari 500 ribu hingga mencapai lebih dari 2 juta rupiah.
  2. Mesin jahit, untuk mesin harga tergantung pada merk biasanya di kisaran harga 3 juta hingga 4 juta rupiah.
  3. Mesin obras, sama seperti mesin jahit untuk mesin ini harga yang ditawarkan juga cukup bervariasi tergantung pada merknya. Namun untuk secara umumnya mesin jenis ini memiliki harga di kisaran 4 juta rupiah.
  4. Mesin overdeck, sama dengan mesin-mesin lainnya yang bergantung pada merk yang dipilih. untuk harga rata-rata berada pada kisaran 5 juta rupiah.
  5. Peralatan jahit, untuk peralatan ini meliputi gunting, jarum, benang dan lainnya lagi. Anda perlu mempersiapkan dana sekitar 500 ribu rupiah.
  6. Bahan konveksi, nah untuk bahan ini sebenarnya bisa disesuaikan dengan kebutuhan produksi anda. Jika memiliki dana lebih maka anda bisa menyiapkan dana sekitas 10 juta rupiah sebagai persiapan untuk membeli bahan yang akan digunakan untuk produksi.

Jadi jika dilihat dari pekiraan kasar tadi maka bisa di simpulkan bahwa membuka sebuah konveksi membutuhkan setidaknya 24 juta rupiah. untuk harga mesin konveksi biasanya rata-rata mulai dari harga 3 juta rupiah sedangkan mesin impor memiliki harga yang lebih mahal yaitu sekitar 5 juta rupiah. meskipun harganya lebih mahal namun memang harus di akui bahwa kualitasnya lebih baik sehingga bisa bertahan dalam jangka waktu yang lama.

Sebenarnya jika dilihat dari segi bisnis memilih mesin yang import akan jauh lebih baik karena bisa menekan biaya perawatan serta meminimalisir biaya perbaikan jika mesin mengalami kerusakan. Mesin yang mudah rusak tentu akan membutuhkan dana perbaikan dan juga sudah tentu akan menghambat pekerjaan produksi anda.

Namun memang pemilihan mesin harus di sesuaikan dengan skala usaha yang ingin anda dirikan, bagi anda yang memiliki dana yang tidak banyak namun ingin membeli mesin yang import maka bisa juga membeli mesin yang second saja. Harga yang ditawarkan memang masih cukup tinggi tetapi anda harus jeli ketika membeli, jangan hanya melihat merk namun juga kualitas dari mesin itu sendiri.

Selain dari harga-harga mesin tadi hal lain yang juga harus menjadi perhatian utama adalah mengenai biaya suku cadang dan servisnya. Pastikan bahwa ketika anda membeli mesin-mesin tadi anda sudah memastikan bahwa suku cadang dan tempat servisnya telah ada. Jadi jika suatu saat mesin membutuhkan suku cadang atau servis anda tidak akan kesulitan untuk menemukannya.

www.pexels.com

Strategi Bisnis Konveksi

Setiap usaha sudah tentu membutuhkan strategi bisnis karena ini merupakan bagian penting yang harus dipersiapkan ketika memulai sebuah bisnis konveksi. Strategi itu diperlukan baik itu untuk yang skala besar maupun kecil, nah berikut kami akan berikan beberapa strategi bisnis konveksi yang telah secara pasti terbukti keberhasilannya. Berikut adalah daftarnya :

  1. Jadikan rumah sebagai pabrik

Ini adalah salah satu cara terbaik ketika anda akan memulai usaha namun terkendala akan modal. Memanfaatkan ruangan yang ada di dalam rumah sebagai tempat produksi tentu bisa menekan pengeluaran untuk menyewa tempat usaha. anda hanya perlu menaa ruangan yang ada di rumah sehingga bisa digunakan dengan maksimal.

Keuntungan lain yang akan anda dapatkan ketika menggunakan rumah sebagai tempat produksi adalah pajaknya lebih ringan. Selain itu anda juga bisa menyerap tenaga kerja yang ada di sekitar lingkungan sehingga bisa memberikan manfaat bagi tentangga dan juga lingkungan sekitar anda.

  1. Kerja sama

Untuk membuat sebuah bisnis konveksi sebenarnya tidak harus selalu dengan membua produk sendiri, anda bisa menjalin kerja sama dengan perusahaan yang lebih besar. Anda bisa membuat perjanjian order dengan perusahaan lain untuk bisa melakukan produksi dari rumah anda.

Gambarannya adalah seperti ini anda membuat sebuah perjanjian untuk bisa menyelesaikan 1000 jahitan dalam waktu seminggu atau sebulan. Lalu setelah produk tersebut selesai dikerjakan maka anda bisa menyetorkan hasilnya kepada perusahaan yang telah bekerja sama dengan anda.

Meskipun menguntungkan namun anda juga akan memiliki resiko yaitu bergantung pada perusahaan lain. Ketergantungan itu maka juga akan berdampak pada produksinya,karena jika orderan perusahaan sepi maka sudah pasti orderan untuk anda juga akan sepi. Itulah mengapa sebagai pelaku usaha anda juga harus bisa mensiasati agar bisa memproduksi barang sendiri yang memiliki nilai jual tinggi.

  1. Promosi produk

Setelah anda bisa memproduksi barang jadi maka langkah selanjutnya adalah melakukan promosi. Salah satu caranya adalah dengan membuat sebuah toko pakaian yang menjual produk hasil konveksi anda. Berikanlah harga yang lebih rendah agar bisa mengembangkan sektor grosiran, semakin banyak produk yang terjual maka semakin besar juga peluang anda untuk mendapatkan orderan lain.

Selain membuka sebuah toko di era digital seperti sekarang anda juga bisa memanfaatkan media sosial. Banyak sekali pilhan ragam media sosial yang bsisa digunakan sebagai wadah untuk berjualan secara online. Dengan cara ini maka sudah pasti pasar anda akan semakin luas karena jangkauan internet memang sangatlah luas dan tidak terbatas.

  1. Go international

Membuat produk yang bisa bersaing dengan dunia international tentu menjadi impian semua pengusaha. Untuk itu anda harus menyiapkan cita-cita ini sedini mungkin, promosikan produk anda melalui website atau email sehingga peluang go international akan terbuka lebih lebar.

Jangan membatasi diri dan teruslah berinovasi untuk bisa mengembangkan produk anda, salah satu cara yang bisa anda lakukan untuk bisa mengirim barang ke luar negeri adalah dengan melakukan lobi. Anda bisa menjalin kerja sama dengan agen export import agar produk bisa di jual di luar. Selain itu anda bisa juga menerapkan internet sebagai wadah untuk bisa berkomunikasi secara online dengan partner yang ada di luar.

Untuk bisa memperoleh partner kerja yang ada di luar negeri maka bisa dicoba dengan melakukan penawaran dengan memulai mengirimkan gambar produk terlebih dahulu. Anda bisa memulainya dengan melihat situs toko online luar negeri yang biasanya mencantumkan contact personnya. Setelah mendapatkannya maka anda bisa mengirimkan produk terbaik yang anda miliki untuk ditawarkan.

Selain cara itu anda bisa juga menggunakan cara lain yaitu memanfaatkan wesite jual beli online luar negeri. Anda hanya perlu memposting barang dagangan pada website tersebut dan bisa juga dengan menambahkan keterangan bahwa anda bisa menerima pesanan dalam jumlah yang besar.

Demikian tadi beberapa penjelasan mengenai usaha dalam bidang konveksi khususnya kaos, semoga informasi ini bisa  bermanfaat bagi anda khususnya yang ingin memulai sebuah usaha di bidang konveksi. Semoga langkah anda berhasil dan jangan takut untuk mencoba.